Judi Online Bola – Pogba serta 4 Kakak Beradik yang Membela Negara Berlainan

Judi Online Bola - Pogba serta 4 Kakak Beradik yang Membela Negara Berlainan

Judi Online Bola – Keluarga Pogba mempunyai tiga nama yang berstatus pesepak bola, yaitu Mathias, Florentin serta Paul. Uniknya, Pogba bersaudara tidak membela negara yang serupa dalam kancah internasional.

Paul Pogba lebih pilih membela Timnas Prancis, sesaat dua saudaranya berjibaku dengan kostum Timnas Guinea. Walhasil, hal tersebut menunjukkan tidak selama-lamanya kakak-beradik satu maksud serta satu pilihan. Buktinya ada lima contoh yang malah membela timnas yang berlainan dalam arena internasional.

Terdapat beberapa kakak-beradik yang mewakili negara serupa. Contoh saja Gary serta Phil Neville, Brian serta Micheal Laudrup serta Frank serta Ronald De Boer serta yang lebih baru yaitu Eden serta Thorgan Hazard.

Media Judi Online Bola mencatat bahwa tapi ada juga yang berlainan pilihan dalam soal membela timnas. Mereka yang pilih negara berlainan dilatari beragam argumen, seperti persyaratan FIFA, bakat atau cuma pada problem keterikatan disuatu negara.

Satu diantara contoh yang dapat diangkat yakni Kevin Prince Boateng yang membela Ghana dan Jerome Boateng yang membela timnas Jerman. Waktu ke-2 negara bersua, ke-2 pemain juga akan bermain profesional seperti pemain-pemain beda.

Melansir dari Judi Online Bola di bawah ini sebagian kakak-beradik yang mengambil keputusan membela timnas berlainan, termasuk juga Pogba bersaudara :

5. Granit Xhaka (Swiss) serta Taulant Xhaka (Albania)

Saat Swiss hadapi Albania di Euro 2016, Granit bermain melawan saudaranya Taulant. Uniknya, sang ibu mengawasi dari bangku pemirsa.

Granit Xhaka mulai karirnya di Swiss serta mewakili timnas disana mulai sejak umur muda. Dia bermain untuk FC Basel sebelumnya geser ke Borussia Monchengladbach di Jerman sepanjang empat th. serta jadi populer. Penapilannya di Gladbach membuatnya geser ke Arsenal pada 2016.

Sejatinya, Granit dilaporkan menginginkan bermain untuk negara asal Albania. Tetapi pada akhirnya dia lakukan kiprah untuk Swiss sesudah Albania tidak memberikannya panggilan.

Dia sudah mempunyai caps untuk timnas Swiss sejumlah 55 kali. Dia bahkan juga mengeluh pada media mengenai perlakuan jelek PSSI-nya Albania yang padanya.

Taulant Xhaka sendiri di beri anjuran oleh saudaranya tidak untuk bermain untuk Swiss. Dia pada akhirnya gabung untuk Albania pada th. 2013. Taulant sekarang ini cuma bermain untuk FC Basel terkecuali dari satu musim utang di Grasshopper Club Zurich. Dia yaitu wakil kapten tim FC Basel yang sudah bermain 19 kali untuk Timnas Albania.

4. Tim Cahill (Australia) serta Chris Cahill (Samoa)

Tim Cahill sekarang ini adalah pencetak gol paling banyak serta dipandang paling besar dalam histori Australia. Dia bermain untuk Millwall serta adalah ikon favorite pengagum di Everton sebelumnya geser ke Amerika Serikat untuk bermain di MLS dengan New York Red Bulls.

Cahill geser ke Tiongkok sebelumnya kembali pada Australia di Melbourne City FC pada 2016. Dia masih tetap adalah pemain perlu untuk klubnya serta satu diantara yang paling baik di A-League walau telah berumur 38 th..

Dia sudah buat 103 tampilan serta cetak 50 gol untuk di pentas internasional dengan Australia. Cahill juga bermain untuk timnas Australia U-23 serta tampak untuk Samoa U-20.

Saudaranya Chris Cahill, berlainan. Dia pernah bermain untuk club kecil Australia serta mewakili Samoa 3x dan bikin 2 gol. Dia bahkan juga menjabat jadi kapten untuk saat yang singkat dalam pekerjaan ini.

Chris Cahill serta Tim Cahill mempunyai seseorang ibu asal Samoa. Chris terima panggilan senior dari negara asal ibunya dengan keinginan bisa menghidupkan kembali karirnya yang terjerat di divisi regional Australia.

3. Mathias, Florentin (Guinea) serta Paul Pogba (Prancis)

Masalah ke-3 saudara Pogba ini memanglah menarik. Florentin Pogba yaitu bek untuk Saint-Etienne di Prancis. Sesudah mulai karir mudanya di Spanyol dengan Celta Vigo, dia geser ke Sedan. Dia pernah mewakili Prancis U-20 sebelumnya di panggil ke Guinea.

Florentin mengakui pilih tidak untuk bermain untuk Prancis karna senantiasa punya mimpi bermain untuk Guinea. Dia mengerti mimpinya waktu dipilih serta di panggil ke negara Afrika itu.

Saudara kembarnya, Mathias, adalah striker di Sparta Rotterdam. Dia geser ke Belanda musim kemarin serta sudah bermain 3x untuk tim nasional Guinea.

Tetapi jalan berlainan di ambil Paul Pogba. Dia pilih untuk membela Timnas Prancis serta telah bermain 49 kali untuk Les Blues mulai sejak 2013. Paul juga lahir di Prancis serta dipuji jadi satu diantara prospek paling baik oleh Didier Deschamps.

Ke-3 bersaudara itu yakin kalau cinta mereka pada sepak bola datang dari sang bapak. Sebab, ayah-lah yang mendorong mereka untuk ambil berolahraga ini jadi permainan masa kecilnya.

2. Thiago Alcantara (Spanyol) serta Rafinha Alcantara (Brasil)

Thiago serta Rafinha datang dari La Masia. Keduanya buat kiprah senior untuk tim Barcelona B sebelumnya masuk ke tim paling utama.

Nah, Thiago yaitu yang tertua dari dua bersaudara itu. Dia dipuji karna jadi playmaker kreatif serta populer karna kelebihan tekniknya.

Dia ikuti Pep dari Barca ke Bayern, serta jadi sisi perlu club Jerman itu. Dia mewakili Spanyol di lima tingkat umur yang berlainan serta sudah jadi pemain Timnas senior Spanyol mulai sejak 2011.

Thiago sendiri geser ke Spanyol dengan ayahnya pada umur lima th. serta sudah menggunakan beberapa besar masa kecilnya di negara itu. Tengah, Rafinha ikuti jejak kakaknya serta lakukan kiprah senior untuk Barcelona pada 2011.

Bakat Rafinha juga tidak kalah mengesankan dengan Thiago. Dia juga tampak mengesankan waktu membela Celta Vigo musim 2013-14 dengan status utang.

Rafinha sesungguhnya pernah mewakili Spanyol dalam karir mudanya. Tapi, untuk timnas senior, dia pilih bela Brasil. Dia mengklaim kalau dilahirkan di Sao Paolo.

1. Christian Vieri (Italia) serta Massimilano Vieri (Australia)

Christian Vieri adalah ikon Inter. Dia mulai karir seniornya untuk Torino sebelumnya perkuat Juventus serta Atletico Madrid, hingga berlabuh dengan Inter pada th. 1999 serta buat 143 tampilan dan cetak 103 gol.

Vieri sendiri pilih perkuat Timnas Italia dengan cetak 23 gol dalam 43 kompetisi untuk Italia pada th. 1997 serta 2005. Saudaranya, Massimilano Vieri, mulai karir di Juventus serta menggunakan saat singkat di Napoli.

Dia menggunakan beberapa besar karirnya bermain di Serie B. Tetapi satu waktu, Massimilano di panggil oleh Australia pada th. 2004 serta bermain 6 kali untuk Socceroos.

Sesungguhnya, ke-2 sosok ini menggunakan beberapa masa kecil di Australia serta Christian Vieri beritanya adalah pengagum berat legenda kriket, Allan Border. Vieri sesungguhnya pernah didekati bekas pelatih Australia, Eddie Thompson pada 1990-an tetapi tidak diterima.

Tetapi saat tawaran itu datang ke Massimilano Vieri, segera di terima. Massimilano nampaknya sadar karna karirnya tidak sehebat Christian serta pilih perkuat Australia daripada tidak sempat di panggil Italia.